Manager of All Year

Foto saya
Jakarta Barat, Jakarta, Indonesia
hallo para waroengerz! salam kenal... ini adalah blog yang kuasuh dalam masing-masing kelebihan, cerita ngakak dan menghibur dan suatu tulisan yang mungkin bisa menggambarkan suasana, terpisah dalam blog berbeda e-mail anda bisa dikirimkan ke chamberofoblivion@hotmail.com

Senin, 25 Agustus 2008

Agraris atau Industri?

Manakah menurut anda mana yang lebih penting? Kegiatan agraris atau industri.
Sulit untuk ditentukan mana yang lebih penting, karena dua-duanya memang penting!
Tetapi di jaman sekarang kegiatan industrilah yang berkembang pesat, dari faktor ekonomi sampai faktor teknologi untuk kegiatan industri sangatlah mencolok. Banyak negara agraris yang berkembang menjadi negara industri dan sekarang kebanyakan Negara memusatkan faktor industril daripada agraris.
Waktu kita masih sekolah, dalam pelajaran ekonomi menjelaskan bahwa yang merupakan negara maju adalah negara industri, menurut saya itu karena kemampuan mereka dalam membuat inovasi dan produk baru dan memang dibutuhkan oleh orang.
Tetapi apakah faktor industri harus diutamakan sehingga mengorbankan banyak wilayah untuk kegiatan tersebut? Tentu tidak, harusnya kegiatan agrarislah yang juga harus dikembangkan.
Menurut saya salah satu kebutuhan yang penting adalah pangan yang berasal kegiatan agraris. Orang akan memikirkan bagaimana cara meningkatkan dan mempermudah mereka untuk memenuhi kebutuhan mereka. Maka mereka mulai berpikir keras dan memunculkan begitu banyak teknologi yang bisa kita rasakan sampai sekarang.
Tapi teknologi itu sekarang berkembang untuk memenuhi kebutuhan sekunder dan tersier, sedangkan untuk kebutuhan primernya kurang berkembang pesat. Seharusnya kita mengembangkan sektor agraris dahulu untuk mengurangi dampak terburuk.
Memang sulit untuk memilih sektor mana yang harus lebih didahulukan, karena apabila perkembangan pada industri lambat pasti negara akan mengalami krisis ekonomi, dan juga apabila faktor agraris tidak terpenuhi hasilnya adalah krisis pangan. Kedua-duanya sangat berdampak buruk dan sangat fatal. Maka pemerintah harus bisa menyiasati agar keduanya bisa berjalan dengan seimbang dan terencana, sehingga bisa terbebas dari kedua kemungkinan terburuk itu.

Kamis, 07 Agustus 2008

Why Must School?

Mengapa kita harus pergi sekolah ?
Mungkin itu adalah pikiran para siswa-siswa jaman sekarang karena di zaman ini sudah banyak teknologi, seperti internet yang membuat kita mudah dalam mencari informasi yang kita butuhkan. Ya memang itu merupakan hal yang lebih praktis dalam menepa ilmu, apalagi kebanyakan internet juga berisi hal-hal yang tidak diketahui oleh guru kita. Dan juga dalam belajar kita harus membeli buku cetak yang harganya cukup mahal dan juga tebal isinya, membuat mereka semakin pusing dan tidak mengerti.
Namun, alasan mereka untuk tidak sekolah sebenarnya adalah kemalasan mereka sendiri. mengapa? memang benar internet memang lengkap dan lebih praktis serta lebih murah daripada membeli buku, tetapi apakah internet itu memang benar-benar dimanfaatkan sepenuhnya untuk belajar? Tentu tidak, mereka akan lebih suka mengakses situs yang bagi mereka lebih penting dan menyenangkan daripada situs pendidikan.
Orang yang sungguh-sungguh ingin belajar menganggap sekolah itu penting. Bagi mereka internet hanyalah untuk menyempurnakan ilmu mereka. Sedangkan sekolah adalah fasilitas untuk mendapatkan ilmu- ilmu yang lebih mudah dimengerti dan juga belajar dalam tingkat-tingkat sesuai kemampuan mereka, sehingga mereka jelas dan mengerti. Menurut mereka lebih mudah menyerap langsung "sari"nya daripada harus mengolah "mentah"nya.
Dan juga guru-guru akan memberi latihan soal yang sesuai dengan kemampuan kita, sehingga kita lebih mengerti materi bersangkutan.
Dan sekolah juga membuat kita lebih hidup. Mengapa? Karena kita bisa berinteraksi dengan teman-teman kita, kita bisa mengembangkan bakat dan kemampuan dengan berpartisipasi dalam segala kegiatan. Kita bisa belajar memimpin dan bekerja sama, baik dalam tugas kelompok maupun sampai tingkat OSIS. Sekolahpun membuat kita tambah bugar dengan pendidikan jasmaninya.
Orang yang malas dan yang hanya mengandalkan teknologi tidak akan memperoleh apa yang didapat dalam sekolah. Mereka akan cenderung bersifat pendiam dan individual. Sosialisasi mereka kurang, karena hanya dalam lingkup kecil. Bakat yang mereka miliki akan terpendam.
Mulai dari sekarang ubahlah cara berpikir anda! Jangan mengabaikan sekolah hanya karena malas, malah sebenarnya apabila kita bisa sungguh-sungguh, kita akan merasa lebih betah berada di sekolah daripada ada di rumah.

Langganan